Welcome To My Blog

Sebuah Blog yang ditulis oleh saya sendiri

Array Dimensi 1 & 2
ARRAY DIMENSI 1 & 2

• Array / Larik : Struktur Data Sederhana yang dapat didefinisikan sebagai pemesanan alokasi memory sementara pada komputer.
• Array dapat didefinisikan sebagai suatu himpunan hingga elemen yang terurut dan homogen. Terurut : Dapat diartikan bahwa elemen tersebut dapat diidentifikasi sebagai elemen pertama, elemen kedua dan seterusnya sampai elemen ke-n.
• Homogen : Adalah bahwa setiap elemen dari sebuah Array tertentu haruslah mempunyai type data yang sama.

Sebuah Array dapat mempunyai elemen yang seluruhnya berupa integer atau character atau String bahkan dapat pula terjadi suatu Array mempunyai elemen berupa Array.
Karakteristik Array :
1. Mempunyai batasan dari pemesanan alokasi memory (Bersifat Statis)
2. Mempunyai Type Data Sama (Bersifat Homogen)
3. Dapat Diakses Secara Acak

3 Hal yang harus diketahui dalam mendeklarasikan array :
a. Type data array
b. Nama variabel array
c. Subskrip / index array

Jenis Array (yang akan dipelajari) adalah :
a. Array Dimensi Satu (One Dimensional Array)
b. Array Dimensi Dua (Two Dimensional Array)
c. Array Dimensi Tiga (Thee Dimensional Array)

ARRAY DIMENSI SATU (One Dimensional Array)
Dapat disebut juga dengan istilah vektor yang menggambarkan data dalam suatu urutan Deklarasi : Type_Data Nama_Variabel [index] Misalnya : int A[5];
array

Rumus untuk menentukan jumlah elemen dalam Array:
n π (Elemen Array) i=1
π = Perkalian dari elemen sebelumnya (untuk array dimensi dua & tiga)

Contoh : Suatu Array A dideklarasikan sbb :
PEMETAAN (MAPPING) ARRAY DIMENSI SATU KE STORAGE
Rumus : @A[i] = B + (i – 1) * L
Dimana : @A[i] : Posisi Array yg dicari B : Posisi awal index di memory komputer i : Subkrip atau indeks array yg dicari L : Ukuran / Besar memory suatu type data
Contoh : Suatu Array A dideklarasikan sebagai berikut : int A[5]; dengan alamat awal index berada di 0011 (H) dan ukuran memory type data integer = 2 Tentukan berapa alamat array A[3] ?
Rumus : @A[i] = B + (i – 1) * L
Diketahui : @A[i] = A[3] B = 0011 (H) i = 3 L = 2
Penyelesaian : A[3] = 0011(H) + (3 – 1) * 2 = 0011(H) + 4 (D) = 0011(H) + 4 (H) = 0015(H)
0 1 2 3 4
A[1] A[2] A[3] A[4] A[5]
0011 0013 0015 0017 0019

KONVERSI BILANGAN
• Decimal adalah bilangan berbasis sepuluh yang terdiridari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, dan 9
• Hexadecimal adalah bilangan berbasis enam belas yang terdiri dari 0, 1, 2, 3, 4, 5, 6, 7, 8, 9, A, B, C, D, E, dan F
Contoh KONVERSI ANTAR BILANGAN

Konversi Bilangan Decimal ke Hexadecimal Contoh 254 (10) = .......(16) Caranya dengan membagi bilangan tersebut dengan enam belas sampai bilangan tersebut tidak bisa lagi dibagi enam belas (kurang dari enam belas) dengan mencatat setiap sisa pembagian. 254 : 16 = 15 sisa 14 atau E (lihat tabel di atas) 15 : 16 = sisa 15 atau F (lihat tabel di atas) Jadi 254 (10) = FE (16) diurutkan dari sisa pembagian terakhir.
ARRAY DIMENSI DUA (Two Dimensional Array)
Deklarasi : Type_Data Nama_Variabel [Index1] [index2]; Misal : int A[3][2];
Menentukan jumlah elemen dalam Array dimensi dua :
n π (Elemen array) i=1
π = Perkalian dari elemen sebelumnya (untuk array dimensi dua & tiga)
Contoh : Suatu Array X dideklarasikan sbb : int X[4][3]; maka jumlah elemen Array dimensi dua tersebut adalah : (4) * (3) = 12
PEMETAAN (MAPPING) ARRAY DIMENSI DUA KE STORAGE
Terbagi Dua cara pandang (representasi) yang berbeda :
1. Secara Kolom Per Kolom (Coloumn Major Order/CMO) @M[i][j] = M[0][0] + {(j - 1) * K + (i - 1)} * L
2. Secara Baris Per Baris (Row Major Order / RMO) @M[i][j] = M[0][0] + {(i - 1) * N + (j - 1)} * L
Keterangan : @M[i][j] = Posisi Array yg dicari, M[0][0] = Posisi alamat awal index array,i = Baris, j = kolom, L = Ukuran memory type data K = Banyaknya elemen per kolom, N = Banyaknya elemen per baris
ARRAY DIMENSI TIGA (Three Dimensional Array)
Digunakan untuk mengelola data dalam bentuk 3 dimensi atau tiga sisi. Deklarasi : Type_Data Nama_Variabel [index1] [index2] [index3]; Misal : int A [3][4][2];
Menentukan jumlah elemen dalam Array dimensi 3
n π (Elemen array) i=1
π = Perkalian dari elemen sebelumnya
Contoh : Suatu Array X dideklarasikan sbb : int A [3][4][2]; maka jumlah elemen Array dimensi tiga tersebut adalah : (3) * (4) * (2) = 24
PEMETAAN (MAPPING) ARRAY DIMENSI TIGA KE STORAGE
Rumus : @M[m][n][p] = M[0][0][0] + {((m-1) *(jum.elemen2 * jum.elemen3)) + ((n-1)*(jum.elemen 3)) + (p-1)}* L
Contoh : Suatu Array A dideklarasikan sebagai berikut : int A [2][4][3], dengan alamat awal index A[0][0][0] berada di 0011(H) dan ukuran type data int = 2 Tentukan berapa alamat array di A[2][3][2] ?
Contoh Pemetaan : Penyelesaian : Tentukan jumlah elemen array A [2][4][3] = (2) * (4) * (3) = 24 @M[m][n][p] = M[0][0][0] + {((m-1) *(jum.elemen2 * jum.elemen3)) + ((n-1)*(jum.elemen 3)) + (p-1)}* L A[2][3][2] = 0011(H) + {((2–1) * 4 * 3) + ((3-1) * 3) + (2-1)} * 2 = 0011(H) + {12 + 6 + 1 } * 2 = 0011(H) + 38 (D) 26 (H) = 0011(H) + 26 (H) = 0037(H)


Contoh Program array dimensi 3

Penulis Muhamad Dzikrulloh

STACK

• Penyimpanan dan pengambilan data yang sangat efektif apabila data yang terakhir masuk adalah data yang akan diambil pertama kali. • Tumpukan memungkinkan akses ke satu item data saja, yaitu item terakhir yang disisipkan.

Read More..
Queue (Antrian)

1. Queue (antrian) adalah struktur data dimana proses pengambilan dan penambahan element dilakukan pada ujung yang berbeda. 2. Queue mengikuti konsep FIFO.

Read More..
LINK LIST

Dikembangkan tahun 1955-1956 oleh Allen Newell, Cliff Shaw dan Herbert Simon di RAND Corporation sebagai struktur data utama untuk bahasa Information Processing Language (IPL).

Read More..
Pengenalan Stuktur Data Dan Algoritma

Struktur data adalah pengaturan data di dalam memori komputer. dengan cara menyimpan, mengambil, dan menyusun data. Struktur data memungkinkan data yang ada di komputer lebih mudah diakses dan diperbarui.

Read More..
Tipe Data

Adalah tipe data yang hanya bernilai benar (true) atau salah (false). Jangkauan (nilai yang mungkin) hanya 2 yaitu true atau false. ADT (Abstract Data Type) atau Tipe Data Bentukan

Read More..